ANALISIS PREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN MENGGUNAKAN ZMIJEWSKI PADA PERUSAHAAN TEKSTIL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021 - 2024
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksi potensi kebangkrutan pada perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024 dengan menggunakan model Zmijewski. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya risiko kebangkrutan pada industri tekstil akibat tekanan ekonomi global, dampak pascapandemi COVID-19, tingginya biaya produksi, serta ketergantungan terhadap pembiayaan utang. Model Zmijewski digunakan karena dinilai mampu memberikan gambaran risiko kebangkrutan melalui tiga rasio keuangan utama, yaitu Return on Asset (ROA), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Current Ratio (CR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan tekstil yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Return on Asset (ROA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prediksi potensi kebangkrutan, Debt to Asset Ratio (DAR) tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap prediksi potensi kebangkrutan, sedangkan Current Ratio (CR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prediksi potensi kebangkrutan. Secara simultan, ROA, DAR, dan CR berpengaruh signifikan terhadap prediksi potensi kebangkrutan perusahaan tekstil. berdasarkan model Zmijewski. Temuan ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan liquiditas merupakan faktor utama dalam memprediksi potensi kebangkrutan perusahaan tekstil berdasarkan model zmijewski. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi manajemen perusahaan, investor, dan pihak terkait sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan serta sebagai upaya deteksi dini terhadap risiko kebangkrutan.