Pengaruh Efektivitas Komite Audit dan Proporsi Dewan Komisaris terhadap Pengungkapan Kinerja Keberlanjutan (Studi Perusahaan Bidang Consumer Non-Cyclicals Tahun 2022–2024)
Main Article Content
Abstract
Tuntutan terhadap transparansi dan akuntabilitas perusahaan kini mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas komite audit (ACEI) dan proporsi dewan komisaris independen terhadap pengungkapan kinerja keberlanjutan pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Dengan metode purposive sampling, diperoleh 22 perusahaan sampel yang memenuhi kriteria dengan total 66 observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda (Pooled Ordinary Least Squares) dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil pengujian menunjukkan bahwa efektivitas komite audit (ACEI) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan kinerja keberlanjutan (). Sebaliknya, proporsi dewan komisaris berpengaruh negatif dan signifikan (), serta profitabilitas (ROA) berpengaruh negatif signifikan (). Ukuran perusahaan dan leverage tidak terbukti memiliki pengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan efektivitas fungsional komite audit dalam mendorong transparansi keberlanjutan, sementara keberadaan komisaris independen cenderung masih sebatas pemenuhan kepatuhan struktural (compliance signal).