ANALISIS BEBAN KERJA, PELATIHAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Main Article Content

aanrauna aanrauna
Winata Wira
Imalinda Deryane

Abstract

Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan. Namun, masih terdapat kesenjangan antara capaian kinerja individu dan kinerja organisasi pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau, yang diduga dipengaruhi oleh beban kerja, pelatihan, dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, pelatihan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 106 pegawai yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (p = 0,154), sedangkan pelatihan (β = 0,839; p < 0,001) dan lingkungan kerja (β = 0,461; p = 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, beban kerja, pelatihan, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,891, yang menunjukkan bahwa 89,1% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelatihan dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif merupakan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan kinerja pegawai dibandingkan hanya berfokus pada pengelolaan beban kerja.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Article